PALANGKA RAYA – Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan membuka Rakernis Gabungan Polda Kalteng yang membahas penguatan fungsi humas, hukum, keuangan, dan kedokteran kesehatan dalam mendukung tugas kepolisian, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Arya Dharma Mapolda Kalteng tersebut dihadiri Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Yosi Muhamartha, para pejabat utama Polda Kalteng, serta peserta dari para Kasi Humas jajaran, Bidkum, Bidkeu, dan Biddokkes Polda Kalteng.
Iwan menekankan fungsi humas tidak cukup hanya menyampaikan informasi kepada masyarakat, membangun pemberitaan positif, maupun menjalin sinergi dengan media, tetapi harus memiliki kemampuan menangani berbagai persoalan yang dapat memengaruhi opini publik.
“Bukan sekadar kita rilis kasus, kemudian membangun berita-berita positif atau bersinergi dengan media, tetapi bagaimana kemampuan humas kita menangani manajemen krisis ketika isu-isu negatif muncul di publik,” kata Iwan.
Pada fungsi hukum, ia meminta jajaran memperkuat penyusunan produk hukum yang dapat menjadi pedoman dalam pelaksanaan tugas, khususnya proses penegakan hukum, sehingga memberikan kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan bagi masyarakat maupun internal kepolisian.
“Produk hukum yang kita buat harus bisa menjadi pedoman bagi para penyidik kita dalam proses penegakan hukum, sehingga pekerjaan kita memiliki kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan serta mendapatkan legitimasi dari masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Iwan meminta fungsi keuangan memperkuat koordinasi dengan bidang perencanaan agar penganggaran benar-benar menyesuaikan kebutuhan operasional dan perkembangan kebijakan, sedangkan Biddokkes didorong meningkatkan kemampuan kedokteran forensik, DVI, pelayanan kesehatan, serta pemeriksaan kesehatan berkala bagi anggota.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga meminta seluruh peserta untuk menyimak apa yang disampaikan pemateri sehingga nantinya dapat disampaikan ke rekan kerja di masing-masing kesatuanya.
“Rakernis ini harus menjadi wadah untuk merumuskan langkah-langkah perbaikan di masing-masing fungsi, memperkuat sinergi antarfungsi dan instansi terkait, serta melahirkan inovasi dengan memanfaatkan teknologi dan digitalisasi untuk mendukung tugas kepolisian,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan