Kategori: Uncategorized

  • Brimob Kalteng Bersama Tim Gabungan Bergerak Cepat Padamkan Karhutla di Kotawaringin Timur

    Brimob Kalteng Bersama Tim Gabungan Bergerak Cepat Padamkan Karhutla di Kotawaringin Timur

    Kotawaringin Timur – Personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah bersama instansi terkait terus bersinergi melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah titik di Kabupaten Kotawaringin Timur. Lokasi penanganan meliputi Jalan Tjilik Riwut Km.5, Jalan Jenderal Sudirman Km.22, dan Jalan Jenderal Sudirman Km.24.

    Dalam kegiatan tersebut, personel gabungan bahu-membahu memadamkan api agar tidak meluas ke area lain yang berpotensi mengancam lingkungan maupun aktivitas masyarakat. Selain melakukan pemadaman, petugas juga terus memantau kondisi di lapangan untuk mengantisipasi munculnya titik api baru.

    Semangat kebersamaan dan koordinasi yang baik antarinstansi menjadi salah satu kunci dalam upaya pengendalian karhutla. Dengan dukungan peralatan pemadam yang tersedia, personel bekerja secara maksimal untuk menekan penyebaran api sekaligus meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

    Dansatbrimob Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa seluruh personel Brimob akan terus siaga dan bersinergi dengan berbagai pihak dalam penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Tengah.

    “Penanganan karhutla membutuhkan kerja sama semua pihak. Personel Brimob akan terus hadir di lapangan bersama instansi terkait untuk melakukan pemadaman secara cepat dan terukur, sehingga kebakaran dapat segera dikendalikan dan tidak meluas. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara dibakar,” ujar Kombes Pol. Dieno Hendro Widodo.

    Melalui sinergi yang terus terjalin antara Brimob, pemerintah daerah, TNI, BPBD, Manggala Agni, serta unsur terkait lainnya, diharapkan upaya penanggulangan karhutla di Kabupaten Kotawaringin Timur dapat berjalan optimal sehingga mampu melindungi masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan.

  • Ditpolairud Polda Kalteng Sambangi Masyarakat, Berikan Edukasi tentang Bahaya Terorisme dan Radikalisme

    Ditpolairud Polda Kalteng Sambangi Masyarakat, Berikan Edukasi tentang Bahaya Terorisme dan Radikalisme

    Seruyan – Personel Ditpolairud Polda Kalteng yang bertugas di DAS Seruyan melaksanakan kegiatan sambang ke masyarakat sekitar untuk memberikan himbauan dan edukasi tentang pentingnya waspada terhadap terorisme dan paham radikalisme anti Pancasila, Kamis (06/08/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, personel Ditpolairud Polda Kalteng menyampaikan pesan dari Bapak Kapolda Kalteng Irjen Pol.Iwan Kurniawan S.I.K.,M.Si. yang menekankan pentingnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Bapak Kapolda Kalteng berharap masyarakat dapat menjadi garda terdepan dalam mencegah penyebaran paham radikalisme.

    Sementara itu, Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol. Dony Eka Putra, S.I.K., M.H. juga menyampaikan pesan untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesadaran masyarakat terhadap bahaya terorisme dan radikalisme. Dirpolairud Polda Kalteng menekankan pentingnya memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan dalam kehidupan bermasyarakat.

    Personel Ditpolairud Polda Kalteng juga memberikan penjelasan tentang bahaya terorisme dan radikalisme, serta bagaimana cara mengidentifikasi dan mencegah penyebaran paham tersebut. Mereka mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah DAS Seruyan.

    Dengan kegiatan ini, Polda Kalteng melalui Ditpolairud berharap dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta mencegah penyebaran paham radikalisme di wilayah Kalimantan Tengah.

  • Kapolda Kalteng Dukung Pemuda Ansor Jadi Garda Terdepan Pencegahan Karhutla

    Kapolda Kalteng Dukung Pemuda Ansor Jadi Garda Terdepan Pencegahan Karhutla

    Palangka Raya – Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Pol Iwan Kurniawan menyatakan dukungan penuh kepada Gerakan Pemuda Ansor menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalteng.

    Pernyataan itu disampaikan Kapolda, usai menghadiri apel siaga Karhutla yang diselenggarakan pimpinan wilayah GP Ansor Kalteng di halaman Kantor Gubernur, Jl. Imam Bonjol, Kota Palangka Raya, Kamis (6/8/2026).

    “Kami sangat mengapresiasi peran Pemuda Ansor yang siap turun langsung ke lapangan. Rekan-rekan Ansor bisa menjadi garda terdepan bersama Polri, TNI, dan BPBD dalam memadamkan serta mencegah Karhutla,” tegas Irjen Iwan.

    Kapolda menjelaskan, luasnya wilayah Kalteng dan kondisi gambut yang rawan terbakar saat kemarau membutuhkan keterlibatan semua elemen masyarakat.

    Menurutnya, sinergi antara Polri dengan organisasi kemasyarakatan seperti Ansor sangat efektif untuk menjangkau hingga ke desa-desa.

    “Saya berharap sinergi, gotong royong, dan kolaborasi ini bisa menjadi kunci utama pencegahan Karhutla tahun 2026 agar lebih masif,” demikian Irjen Iwan. (adji)

  • Perkuat Mental Spiritual Personel, Polda Kalteng Rutin Gelar Binrohtal Lintas Agama

    Perkuat Mental Spiritual Personel, Polda Kalteng Rutin Gelar Binrohtal Lintas Agama


       
    Palangka Raya – Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) secara rutin menggelar pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) lintas agama bagi personel Polri yang beragama Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha.

    Kegiatan yang secara rutin digelar setiap hari Kamis tersebut dilaksanakan bagi yang beragama Islam di Masjid Baitussyuja, Kristen dan Katholik di Gedung Bhayangkara, serta personel beragama Hindu dan Budha di Aula yang berada di lingkungan Mapolda Kalteng.

    Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, melalui Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat menyampaikan bahwa binrohtal ini bertujuan untuk meningkatkan mental spiritual personel, terutama keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,

    “Kami berharap melalui binrohtal ini mampu membentuk pribadi personel Polri yang berkarakter kuat dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tutur Kabidhumas, Kamis (6/8/2026).

    Kombes Budi mengatakan bahwa pembinaan rohani tidak hanya bertujuan meningkatkan aspek spiritual semata, namun juga sebagai benteng moral bagi personel Polri agar terhindar dari pelanggaran disiplin maupun kode etik profesi.

    Selain dilaksanakan di tingkat Polda, kegiatan Pembinaan Rohani ini juga diikuti secara serentak oleh seluruh Polres jajaran.

    “Dengan terselenggaranya Binrohtal lintas agama ini, Polda Kalteng menegaskan komitmen untuk membangun sumber daya manusia Polri yang unggul secara spiritual, kuat secara moral, dan profesional dalam pengabdian, sejalan dengan semangat Polri Presisi,” tutupnya. (adji)

  • Universitas Palangka Raya Perkuat SDM Polri Lewat Pusat Studi Kepolisian

    Universitas Palangka Raya Perkuat SDM Polri Lewat Pusat Studi Kepolisian

    Palangka Raya, 6 Agustus 2026 – Polri terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia melalui Pusat Studi Kepolisian Universitas Palangka Raya yang telah dibentuk pada 10 Maret 2026. Memasuki fase operasionalisasi, pusat studi tersebut diarahkan menjadi ruang kolaborasi antara Polri dan perguruan tinggi untuk menghasilkan riset, inovasi, serta rekomendasi kebijakan yang dapat diterapkan langsung dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

    Penguatan tersebut dibahas dalam pertemuan strategis Tim Asistensi Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK Lemdiklat Polri yang terdiri atas Komjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si., Irjen Pol. Dr. Susilo Teguh Raharjo, M.Si., dan Irjen Pol. Dr. Barito Mulyo Ratmono, M.Si., bersama Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Drs. Yosi Muhammartha, serta jajaran Universitas Palangka Raya yang dihadiri Prof. Bayu Rama selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Dr. Ir. Herry, M.P. selaku Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Dr. Fransisco, S.H., LL.M. selaku Ketua Pusat Studi Kepolisian Universitas Palangka Raya, dan Andika Wijaya, S.H., M.H. selaku Wakil Dekan II Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Hukum.

    Forum tersebut menandai tahapan baru pengembangan Pusat Studi Kepolisian Universitas Palangka Raya. Fokus pembahasan bergeser dari pembentukan kelembagaan menuju implementasi program melalui penyusunan roadmap riset, pengembangan Police Science, penguatan pendidikan kepolisian, publikasi ilmiah, serta penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis evidence-based policing. Agenda riset juga diarahkan pada isu-isu strategis seperti transformasi digital kepolisian, keamanan siber, Green Policing, ketahanan pangan, manajemen bencana, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

    Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. menegaskan bahwa penguatan jejaring Pusat Studi Kepolisian merupakan strategi Polri dalam membangun organisasi pembelajar (learning organization) yang mampu menjawab tantangan keamanan masa depan.

    “Polri membutuhkan kehadiran kampus, begitu juga kampus membutuhkan ruang implementasi bagi hasil risetnya. Pusat Studi Kepolisian menjadi titik temu keduanya. Di sinilah ilmu pengetahuan bertemu pengalaman lapangan untuk melahirkan solusi yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Wakapolri.

    Menurut Wakapolri, tantangan kepolisian berkembang jauh lebih cepat dibanding sebelumnya. Perkembangan teknologi, kecerdasan artifisial, kejahatan siber, perubahan iklim, hingga dinamika sosial menuntut Polri memiliki sumber daya manusia yang tidak hanya kuat di lapangan, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, melakukan analisis, dan mengembangkan inovasi.

    “Pusat Studi Kepolisian adalah ruang untuk membangun polisi yang cerdas. Hasil penelitian tidak boleh berhenti menjadi karya akademik, tetapi harus menjadi dasar penyusunan kebijakan, pengembangan model pemolisian, dan inovasi pelayanan kepada masyarakat. Reformasi Polri harus dibangun di atas fondasi ilmu pengetahuan,” tegas Wakapolri.

    Penguatan Pusat Studi Kepolisian Universitas Palangka Raya merupakan bagian dari pengembangan jejaring nasional yang terus diperluas Polri. Hingga Agustus 2026, Polri telah menjalin 79 Nota Kesepahaman (MoU) dengan perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 38 kerja sama telah ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan menghasilkan 54 Pusat Studi Kepolisian, termasuk Pusat Studi Kepolisian STIK-PTIK Lemdiklat Polri.

    Jejaring tersebut dibangun sebagai ekosistem nasional Police Science yang menghubungkan akademisi, peneliti, mahasiswa, pemerintah daerah, dan praktisi kepolisian. Setiap Pusat Studi Kepolisian didorong mengembangkan keunggulan sesuai karakteristik daerah, kemudian saling berbagi hasil riset, inovasi, dan praktik terbaik agar dapat diterapkan secara lebih luas dalam mendukung tugas kepolisian.

    Bagi Polri, penguatan jejaring Pusat Studi Kepolisian bukan sekadar memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi, tetapi membangun ekosistem yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan praktik kepolisian. Melalui jejaring ini, Polri ingin memastikan setiap hasil riset dapat diterjemahkan menjadi inovasi, model pemolisian, dan rekomendasi kebijakan yang menjawab tantangan nyata di lapangan.

    Pusat Studi Kepolisian juga menjadi instrumen pengembangan Police Science yang mempertemukan akademisi, peneliti, mahasiswa, dan personel Polri dalam satu ruang kolaborasi. Dari ruang inilah diharapkan lahir gagasan baru untuk memperkuat transformasi digital kepolisian, keamanan siber, Green Policing, ketahanan pangan, pelayanan publik, hingga pengembangan sumber daya manusia Polri.

    Melalui penguatan jejaring yang kini telah mencakup 79 Nota Kesepahaman (MoU), 38 Perjanjian Kerja Sama (PKS), dan 54 Pusat Studi Kepolisian, Polri menegaskan bahwa reformasi kelembagaan tidak hanya dibangun melalui regulasi dan teknologi, tetapi juga melalui budaya riset, inovasi, dan pembelajaran berkelanjutan. Tujuannya adalah menghadirkan personel Polri yang tidak hanya profesional dalam bertugas, tetapi juga mampu berpikir kritis, menghasilkan solusi, dan mengambil keputusan berbasis ilmu pengetahuan untuk memberikan pelayanan yang semakin efektif kepada masyarakat

  • Wujud Kepedulian, Kapolres Lamandau Sambangi Personel yang Sedang Sakit

    Wujud Kepedulian, Kapolres Lamandau Sambangi Personel yang Sedang Sakit

    Lamandau – Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian terhadap anggota, Kapolres Lamandau AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K. menjenguk salah seorang personel Polres Lamandau yang sedang menjalani perawatan akibat sakit, Rabu (05/08/2026).

    Kunjungan tersebut merupakan wujud nyata perhatian pimpinan kepada personel, sekaligus memberikan dukungan moril agar tetap semangat menjalani proses pemulihan. Dalam suasana penuh kehangatan, Kapolres berbincang langsung dengan personel yang sakit serta keluarganya untuk mengetahui perkembangan kondisi kesehatan.

    Pada kesempatan itu, AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K. menyampaikan doa dan harapan agar personel yang sedang menjalani perawatan segera diberikan kesembuhan serta dapat kembali beraktivitas dan melaksanakan tugas seperti sediakala. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan mengikuti seluruh anjuran tenaga medis selama masa pemulihan.

    Kapolres menegaskan bahwa kepedulian terhadap anggota merupakan bagian dari membangun soliditas dan rasa kekeluargaan di lingkungan Polres Lamandau. Menurutnya, setiap personel adalah bagian dari keluarga besar Polri yang harus saling memberikan perhatian dan dukungan, terutama ketika menghadapi ujian maupun kondisi sakit.

    Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara pimpinan dan personel, sehingga semangat kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas terus tumbuh dalam mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian yang profesional, humanis, dan Presisi. (Hms)

  • Polres Lamandau Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah, Salurkan Beras SPHP untuk Warga Menthobi Raya

    Polres Lamandau Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah, Salurkan Beras SPHP untuk Warga Menthobi Raya

    Lamandau – Polres Lamandau kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Kegiatan penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat dilaksanakan di Desa Mukti Manunggal, Kecamatan Menthobi Raya, Kabupaten Lamandau, pada Kamis (06/08/2026).

    Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut menyasar masyarakat Desa Mukti Manunggal dan warga desa sekitar agar dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, sekaligus membantu menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Kabupaten Lamandau.

    Pada pelaksanaan Gerakan Pangan Murah kali ini, Polres Lamandau bekerja sama dengan Perum Bulog Kotawaringin Barat menyediakan beras SPHP kualitas medium kemasan 5 kilogram. Sebanyak 90 kilogram atau 18 sak beras berhasil disalurkan kepada 14 warga yang hadir dalam kegiatan tersebut.

    Pelaksanaan kegiatan melibatkan lima personel Polres Lamandau yang memastikan proses penjualan berlangsung tertib, aman, dan tepat sasaran. Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa program Gerakan Pangan Murah memberikan manfaat nyata dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

    Hingga 6 Agustus 2026, Polres Lamandau telah mendistribusikan sebanyak 7.290 kilogram atau 1.458 sak beras SPHP kemasan 5 kilogram kepada masyarakat melalui program Gerakan Pangan Murah. Program ini merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meringankan beban masyarakat melalui penyediaan bahan pangan dengan harga terjangkau.

    Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. (Hms)

  • Satbinmas Polres Lamandau Sosialisasikan Maklumat Kapolda Kalteng tentang Sanksi Pembakaran Hutan dan Lahan di Desa Tamiang

    Satbinmas Polres Lamandau Sosialisasikan Maklumat Kapolda Kalteng tentang Sanksi Pembakaran Hutan dan Lahan di Desa Tamiang

    Lamandau – Satbinmas Polres Lamandau terus mengintensifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui sosialisasi Maklumat Kapolda Kalimantan Tengah tentang larangan dan sanksi terhadap pembakaran hutan dan lahan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Tamiang, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, pada Kamis (06/08/2026).

    Dalam kegiatan tersebut, personel Satbinmas Polres Lamandau menyampaikan secara langsung isi Maklumat Kapolda Kalteng kepada masyarakat, khususnya mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar serta sanksi pidana yang dapat dikenakan kepada pelaku sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Selain menyampaikan maklumat, personel juga memberikan edukasi mengenai dampak kebakaran hutan dan lahan terhadap kesehatan masyarakat, kerusakan lingkungan, terganggunya aktivitas ekonomi, hingga ancaman terhadap kelestarian ekosistem. Masyarakat diimbau agar menggunakan cara yang aman dan ramah lingkungan dalam mengolah lahan serta tidak melakukan pembakaran dalam bentuk apa pun.

    Personel Satbinmas juga mengajak seluruh warga Desa Tamiang untuk bersama-sama berperan aktif mencegah terjadinya Karhutla dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila mengetahui adanya titik api maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

    Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami isi Maklumat Kapolda Kalteng, mematuhi ketentuan hukum yang berlaku, serta bersama Polri menjaga Kabupaten Lamandau tetap aman, hijau, dan terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. (Hms)

  • Satbinmas Polres Lamandau Jual Beras SPHP di Desa Arga Mulya, Dukung Stabilitas Pangan

    Satbinmas Polres Lamandau Jual Beras SPHP di Desa Arga Mulya, Dukung Stabilitas Pangan

    Lamandau – Satbinmas Polres Lamandau kembali menggelar kegiatan penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada masyarakat melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM) di Rumah Bhabinkamtibmas Desa Arga Mulya, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, pada Rabu (05/08/2026).

    Kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

    Beras SPHP kualitas medium kemasan 5 kilogram yang disediakan bekerja sama dengan Perum Bulog Kotawaringin Barat disambut antusias oleh masyarakat Desa Arga Mulya dan warga desa sekitar. Penjualan dilakukan secara terbuka dan tertib sehingga masyarakat dapat memperoleh beras dengan mudah sesuai ketentuan yang berlaku.

    Personel Satbinmas Polres Lamandau turut memastikan seluruh proses penyaluran berjalan lancar, tepat sasaran, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi sekaligus mampu menjaga stabilitas harga bahan pokok di wilayah Kabupaten Lamandau.

    Program Gerakan Pangan Murah yang secara rutin dilaksanakan Polres Lamandau merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat kehadiran Polri yang selalu hadir, melayani, dan bermanfaat bagi masyarakat. (Hms)

  • Satbinmas Polres Lamandau Gencarkan Sosialisasi Karhutla, Ajak Masyarakat Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

    Satbinmas Polres Lamandau Gencarkan Sosialisasi Karhutla, Ajak Masyarakat Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

    Lamandau – Satbinmas Polres Lamandau terus mengintensifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui kegiatan sosialisasi kepada masyarakat sebagai langkah preventif menghadapi musim kemarau. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (05/08/2026) di wilayah Kabupaten Lamandau.

    Dalam kegiatan tersebut, personel Satbinmas memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar serta menjelaskan sanksi pidana bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Selain itu, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai dampak Karhutla terhadap kesehatan, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), kerusakan lingkungan, terganggunya aktivitas masyarakat, hingga ancaman terhadap kelestarian flora dan fauna. Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.

    Dalam kesempatan itu, personel Satbinmas turut mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan kepada pihak Kepolisian apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan.

    Melalui kegiatan sosialisasi ini, Satbinmas Polres Lamandau berharap terbangun sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat dalam mencegah terjadinya Karhutla sehingga wilayah Kabupaten Lamandau tetap aman, hijau, dan terbebas dari bencana kebakaran hutan dan lahan. (Hms)